Surat Kecil untuk Tuhan | SMP Negeri 13 Bogor
  • SMP NEGERI 13 BOGOR
  • Cerdas, Higienis, Enerjik, Responsif, Inovatif, Adaftif

Surat Kecil untuk Tuhan

Engel dan anton


Siang itu.
Hujan begitu deras, langit di tutupi awan gelap rumah yang tak layak huni berdiri tegak di sebuah Perkampungan kumus. Rumah itu hanya terbuat dari papan tipis yang atapnya sudah lapuk oleh lumut hijau.


Hanya ada satu pintu tanpa kamar dalam ruangan berukuran 4×6 meter persegi. Sebuah jendela sederhana dengan kaca yang telah pecah tertutup oleh koran bekas. Sebuah kasur dengan seprai kusut yang warnanya sudah pudar, di taruh begitu saja di lantai.
Atap rumah yang bocor membuat rintikan air jatuh ke atas lantai. Seorang anak laki laki berusia 9 tahun tampak bergerak cepat menaruh sebuah panci agar lanrai rumahnya tudak becek. Di sampingnya, seorang gadis kecil berambut lurus sebahu duduk di kasur dengan wajah penuh kebingungan. Angel, si gadis cilik berusia 6 tahun itu, terus memenangi perutnya yang lapar. Mata nya bulat dan jernih mengikuti gerakan anton, sang kakak yang masih sibuk mencari benda lain untuk menampung air bocoran dari atap genteng rumah mereka.


"Kakak... Ayah dan ibu kapan pulang? Adik lapar banget. " "sabar ya, dik... Ayah dan ibu km sedang kerja, nanti juga pulang. Kamu lapar banget ya?" "suaranya mulai bergetar menahan tangis.
Anton kini mengalihkan perhatiannya pada termos di sudut ruang yang tersebut dapur oleh ibu mereka. Ia membuka tutup termos dan melongok kan kepalanya sedikit. Berharap masih ada nasi tersisa di dalam sana. Belum sempat melihat isinya. Angel berkata, "sudah sejak pagi termos itu kosong. "


Sang kakak memastikan isinya dan memang kosong. Sejak kemarin nasi di termos itu telah habis. Ke duanya memakan nasi itu terakhir tadi malam dengan garam. Anton lalu memeriksa sebuah ember yang tersimpan di bagian bawah lemari kayu yang pintunya tak lagi bisa menutup. Tak ada beras disana. Raut mukanya yang tirus menunjukkan kekecewaan, sama seperti adiknya yang kini mengekor di belakang anton sambil tetap memegangi perut yang melilit. Sudah seharian mereka tidak makan apapun. Ayah dan ibu mereka tidak pulang sejak 2hari lalu, menggalkan sang kakak untuk mengaja sang adik.


"Sabar ya, adik... Kalau hujan nya sudah reda nanti kakak cariin makanan. "
"Adik nggak mau makan nasi sama garam lagi... "
Sang kakak tersenyum, tangganya membelai kepala angel dengan penuh kehangatan
"Lalu adik mau makan apa? "
"Adik mau makan ayam goreng. "
"Cuma itu saja, nggak mau yang lain? Nanti kalau ayah dan ibu pulang, mereka bakal bawa banyak ayam ditambah ikan lele sama sambelnya yg enak loh. "
"Adik mau! Mau juga ditambah sama tahu, kak. Bilangin sama ayah dan ibu ya..., "kata angel penuh manja dengan suaranya yang masih sedikit cadel
"Iya... Iya... Makannya adik tahan dulu iya. Kita harus rappin rumah dulu. Nanti kalau ibu dan ayah Pulang, kan mereka tidak perlu capek capek beresin banjir kerena bocor."
"Iya adik tahan dek. Kakak janji ya, abis hujan reda kasih adik ayam goreng. " "iya, iya... Janji. "

Nama : Rena Melida N. F
Kelas : 8G

Tulisan Lainnya
SMA Masa Terbaikku

Di suatu desa bernama desa wiruja Ada seorang anak perempuan bernama Alice yang berumur 16 tahun yang sekolah di SMA Negeri Wiruja Bangsa Dan tinggal dengan ibunya yaitu bu Rina Yang ak

31/07/2019 09:00 WIB - Silva Nurzanatul Dahmalena
*Bully berbuah manis*

Semilir angin menerpa hijab gadis bermata cokelat tersebut, nama nya Kim Hanna. Gadis blasteran Korea-Indonesia tersebut menatap lembaran yang ia pegang sekarang. Lagi-lagi surat bully

30/07/2019 13:25 WIB - Kania Puspa Dewi
Ibu Inspirasi ku

Oh ibu terima kasih Untuk kasih sayang Yang tak pernah usai Tulus cinta mu takkan mampu Untuk terbalaskan Oh ibu semoga tuhan Memberikan kedamaian Dalam hidupmu Putih Kasih mu kan abad

30/07/2019 13:10 WIB - Siti Nurlaeli
Handphone Menguasai Sekolah

Zaman Sudah Berbeda Anak Anak Sering menggunakan HP Untuk Bermain GameTetapi Ada Sebagian Orang Menggunakan Handphone Memang Sudah Menjadi Bagian Kehidupan Sehari Hari Berbagai Anak ana

30/07/2019 13:00 WIB - Muhammad Syahmi Triputra
SEKOLAHKU YANG BERSIH

Aku bersekolah di SMPN 13 Bogor. SMPN 13 Bogor adalah sekolah yang bersih. Setiap hari di sekolahku membuka sepatu bertujuan supaya kelasnya selalu bersih. Aku sangat bangga bersekolah

30/07/2019 12:56 WIB - Happy Putri Sami
IBU

Ibu mungkin tidak secerdas kamu tidak sesukses kamu tidak sesempurna fisikmu,  tetapi dia memiliki hati yang ikhlas tidak pernah meminta mu untuk membayar kembali  segala jasa

30/07/2019 10:30 WIB - Eq Rama Priatna Putra