• SMP NEGERI 13 BOGOR
  • CHERIA | Cerdas, Higienis, Enerjik, Responsif, Inovatif, Adaftif

Yuk, Membaca Buku di Sekolah Sebelum Pelajaran Dimulai

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melalui gerakan Penumbuhan Budi Pekerti (PBP) ingin menumbuhkembangkan potensi unik pada anak-anak. Salah satu cara untuk menumbuhkembangkan hal tersebut yaitu dengan mewajibkan setiap siswa untuk membaca buku selain buku-buku mata pelajaran kurang lebih selama 15 menit setiap harinya sebelum pembelajaran dimulai. Hal ini perlu dilakukan mengingat saat ini Indonesia merupakan salah satu negara dengan minat baca yang paling rendah di dunia.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Anies Baswedan menyampaikan, dengan pembiasaan membaca buku pada anak-anak tersebut diharapkan dapat mengubah predikat Indonesia sebagai negara yang minat bacanya paling rendah di dunia. Budaya membaca, kata dia, dimulai dengan membaca singkat tapi rutin dilakukan terus menerus sehingga menjadi pembiasaan dan akhirnya menjadi budaya.

“Kita ingin anak-anak kita membaca maka bangun kebiasaan membaca, insya Allah nanti memiliki budaya membaca, ini menuju kesana,” katanya saat memberikan keterangan pers pada acara Jumpa Pers tentang Penumbuhan Budi Pekerti di kantor Kemendikbud, Jakarta.

Mendikbud mengungkapkan, potensi dan minat setiap anak itu berbeda-beda termasuk dalam hal membaca buku maka Kemendikbud memberikan keleluasaan kepada sekolah untuk menentukan tema buku yang layak dibaca dan disukai oleh siswa. Sebagai bahan referensi, kata dia, Kemendikbud melalui Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa telah menerbitkan dan akan mendistribusikan buku-buku yang dapat dijadikan bahan siswa dalam kegiatan membaca tersebut ke beberapa sekolah di tanah air. “Di luar ini juga banyak buku-buku yang bisa dipakai,” ujarnya.

Banyak metode atau model kegiatan membaca bagi siswa sebagai  variasi agar tidak membosankan, seperti membaca dengan suara keras secara bergantian, membaca di luar ruangan sekolah misalnya pekarangan sekolah, membaca di perpustakaan, dan lain sebagainya. “Biarkan anak-anak kita itu menikmati membaca sebagai sebuah kebiasaan,” tuturnya.

Mendikbud mengimbau, agar sekolah yang telah memiliki perpustakaan dapat mendukung kegiatan membaca di sekolah tersebut. Anak-anak, kata dia, sebaiknya membaca buku-buku sastra sesuai dengan usianya sehingga kemampuan anak-anak untuk berimajinasi itu tumbuh. Dia mengatakan, siswa-siswa yang sudah menempuh hingga jenjang SMA saat ini belum tentu pernah membaca sebuah karya sastra. “Kita justru ingin bangun semangat literasi itu,” ucapnya.

Sumber : kemdikbud

Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
Masa Belajar Jarak Jauh (Belajar Di Rumah) di Perpanjang #3

Walikota Bogor kembali mengeluarkan edaran tentang Perpanjangan Masa Belajar di Rumah bagi Peserta Didik Paud/TK/RA, SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK/MA dan Lembaga Pendidikan Non Formal di Kota

01/06/2020 06:52 - Oleh #Admin13 - Dilihat 3 kali
Quota PPDB SMA/SMK di Kota Bogor Tahun 2020

Quota / Daya Tampung SMA/SMK Negeri Kota Bogor pada Penerimaan Peserta Didik Baru Tahun Pelajaran 2020/2021 :

23/05/2020 19:32 - Oleh #Admin13 - Dilihat 430 kali
Jadwal, Persyaratan dan Tata Cara Daftar ke SMK

Berdasarkan Petunjuk teknis Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Pada Sekolah Menengah Atas (SMA), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), dan Sekolah Luar Biasa (SLB) Tahun 2020 di Propinsi J

22/05/2020 05:30 - Oleh #Admin13 - Dilihat 155 kali
Jadwal, Persyaratan dan Tata Cara Daftar ke SMA

Berdasarkan Petunjuk teknis Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Pada Sekolah Menengah Atas (SMA), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), dan Sekolah Luar Biasa (SLB) Tahun 2020 di Propinsi J

20/05/2020 06:48 - Oleh #Admin13 - Dilihat 256 kali
Info PPDB SMA/SMK Jabar 2020

Assalamualaikumwarahmatullahi wabarakatuh Bapak, Ibu Orang Tua Calon Peserta Didik dan Anak-anak ku yang saya banggakan, Pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru atau PPDB untuk SMA, S

19/05/2020 23:37 - Oleh #Admin13 - Dilihat 170 kali