• SMP NEGERI 13 BOGOR
  • CHERIA ( Cerdas, Higienis, Enerjik, Responsif, Inovatif, Adaptif )

Sekilas Program Indonesia Pintar (PIP)

Program Indonesia Pintar (PIP) melalui Kartu Indonesia Pintar (KIP) adalah pemberian bantuan tunai pendidikan kepada anak usia sekolah (usia 6 - 21 tahun) yang berasal dari keluarga miskin, rentan miskin : pemilik Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), peserta Program Keluarga Harapan (PKH), yatim piatu, penyandang disabilitas, korban bencana alam/musibah.

PIP merupakan bagian dari penyempurnaan program Bantuan Siswa Miskin (BSM).

Tanya Jawab Kartu Indonesia Pintar

Siapa penyelenggara Program Indonesia Pintar ?

PIP merupakan kerja sama tiga kementerian yaitu Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Kementerian Sosial (Kemensos), dan Kementerian Agama (Kemenag).

PIP dirancang untuk membantu anak-anak usia sekolah dari keluarga miskin/rentan miskin/prioritas tetap mendapatkan layanan pendidikan sampai tamat pendidikan menengah, baik melalui jalur pendidikan formal (mulai SD/MI hingga anak Lulus SMA/SMK/MA) maupun pendidikan non formal (Paket A hingga Paket C serta kursus terstandar). Melalui program ini pemerintah berupaya mencegah peserta didik dari kemungkinan putus sekolah, dan diharapkan dapat menarik siswa putus sekolah agar kembali melanjutkan pendidikannya. PIP juga diharapkan dapat meringankan biaya personal pendidikan peserta didik, baik biaya langsung maupun tidak langsung.

Mengapa harus ada Kartu Indonesia Pintar (KIP) ?

KIP diberikan sebagai penanda/identitas penerima bantuan pendidikan PIP. Kartu ini memberi jaminan dan kepastian anak-anak usia sekolah terdaftar sebagai penerima bantuan pendidikan. Setiap anak penerima bantuan pendidikan PIP hanya berhak mendapatkan 1 (satu) KIP.

Bagaimana jika siswa miskin belum menerima KIP ?

Siswa dapat mendaftar dengan membawa Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) orang tuanya ke lembaga pendidikan terdekat. Jika siswa tersebut tidak memiliki KKS, orang tuanya dapat meminta Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) dari RT/RW dan Kelurahan/Desa terlebih dahulu agar dapat melengkapi syarat pendaftaran.

Berapa besaran dana manfaat PIP ?

  1. Peserta didik SD/MI/Paket A mendapatkan Rp450.000,-/tahun; 

  2. Peserta didik SMP/MTs/Paket B mendapatkan Rp750.000,-/tahun;

  3. Peserta didik SMA/SMK/MA/Paket C mendapatkan Rp1.000.000,-/tahun. 

Detil jumlah untuk kelas akhir di setiap jenjang dapat dibaca di Petunjuk pelaksanaan PIP Kemendikbud Tahun 2016.

Apa Kewajiban peserta didik penerima dana PIP ?

  1. Menyimpan dan menjaga KIP dengan baik; 

  2. PIP merupakan bantuan pendidikan. Dana Manfaatnya harus digunakan untuk keperluan yang relevan;

  3. Terus belajar dan bersekolah (tidak putus sekolah) dengan rajin, disiplin dan tekun.

Untuk apa saja penggunaan dana PIP ?

Dana PIP dapat digunakan untuk membantu biaya pribadi peserta didik, seperti membeli perlengkapan sekolah/kursus, uang saku dan biaya transportasi, biaya praktik tambahan serta biaya uji kompetensi.

Bagaimana jika KIP hilang/rusak ?

Kartu menjadi tanggung jawab pemilik. Jika KIP hilang/rusak, pemilik kartu dapat segera menghubungi kontak pengaduan PIP. Untuk penggantian kartu baru, pemilik wajib memberitahukan nomor KIP dan menyertakan identitas diri.

Apakah ada lembaga yang mengawasi pelaksanaan PIP ?

Ada. Selain pengawasan internal sekolah/lembaga pendidikan, pengawasan eksternal dilakukan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Inspektorat Jenderal (Itjen) Kementerian Pendidikan dan Kebudayan, dan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP). Masyarakat juga dapat membantu pengawasan PIP dengan melaporkan hal yang dianggap tidak sesuai ke kontak pengaduan.

Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
Sosialisasi Aplikasi Bogor Integrated System of Aspiration (BISA)

Sosialisasi aplikasi Bogor Integrated System of Aspiration (BISA) yang diikuti Pendidik dan Tenaga Kependidikan SMP Negeri 13 Kota Bogor, Rabu (27/02/2019). BISA adalah media bagi masy

27/02/2019 12:57 WIB - #Admin
Statistik Nilai UN Tahun Pelajaran2017/2018

Ujian Nasional Berbasis Komputer Tahun Pelajaran 2017/2018 yang diselenggarakan di SMP Negeri 13 Bogor dan diikuti oleh 248 orang peserta didik, dari 246 orang peserta didik yang ikut U

26/02/2019 08:21 WIB - #Admin
Daya Serap UNBK 2017/2018 [IPA]

Daya serap Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) Tahun Pelajaran 2017/2018 untuk mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) pada SMP Negeri 13 Bogor adalah sebagai berikut : dari inf

25/02/2019 13:57 WIB - #Admin
Daya Serap UNBK 2017/2018 [Matematika]

Daya serap Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) Tahun Pelajaran 2017/2018 untuk mata pelajaran Matematika pada SMP Negeri 13 Bogor adalah sebagai berikut : dari info grafis di atas

25/02/2019 11:13 WIB - #Admin
Daya Serap UNBK 2017/2018 [Bahasa Inggris]

Daya serap Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) Tahun Pelajaran 2017/2018 untuk mata pelajaran Bahasa Inggris pada SMP Negeri 13 Bogor adalah sebagai berikut : dari info grafis di a

25/02/2019 10:38 WIB - #Admin
Daya Serap UNBK 2017/2018 [Bahasa Indonesia]

Daya serap Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) Tahun Pelajaran 2017/2018 untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia pada SMP Negeri 13 Bogor adalah sebagai berikut : dari info gra

25/02/2019 10:09 WIB - #Admin
Capaian UN Tahun Pelajaran 2017/2018

Capaian Ujian Nasional Tahun Pelajaran 2017/2018 yang dilaksanakan dengan sistem UNBK, dari 246 siswa kelas 9 tahun pelajaran 2017/2018 alhamdulillah semua nya lulus, dan Nilai nya masi

25/02/2019 09:16 WIB - #Admin
Kunjungan Dinas Lingkungan Hidup dan MKKS kabupaten Luwu Timur Prov Sulawesi Selatan

SMP Negeri 13 Bogor kembali dipercaya sebagai tempat untuk studi banding tentang Sekolah Adiwiyata, Seperti kita tahu SMPN 13 Bogor sudah menjadi Sekolah Adiwiyata Mandiri sejak Tahun 2

15/01/2019 15:35 WIB - #Admin
Transparansi dana BOS APBN di SMPN 13 Bogor

Seperti kita tahu bahwa penggunaan dana BOS APBN setiap tahun nya diatur oleh Juknis BOS APBN yang dikeluarkan oleh kemdikbud, penggunaan dana BOS berdarakan Juknis bisa digunakan untuk

08/01/2019 18:17 WIB - #Admin
Implementasi Eraport di SMPN 13 Bogor

Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor : 23 Tahun 2016 tentang Standar Penilaian Pendidikan menjelaskan bahwa penilaian pendidikan pada pendidikan dasar dan pendidikan meneng

09/11/2018 19:10 WIB - #Admin